Langsung ke konten utama

Pandemi dan Perjalanan Melek Keuangan Part 1

Hai semua, gakerasa sekarang sudah berganti tahun dengan keadaan yang masih jauh dari kata aman. Pandemi ini masih belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir dan beberapa orang sudah mulai bosan melakukan aktivitas di rumah. Tentunya banyak rencana-rencana kita yang tertunda akibat keterbatasan ruang gerak. Namun bukan berarti kita tidak berkembang bukan? Saya melihat akibat pandemi ini beberapa orang memiliki hobi baru untuk dilakukan selama #dirumahaja. Contoh saja beberapa orang terdekat saya mulai belajar bercocok tanam, merajut bahkan mereka mengupgrade ilmu dengan mengikuti beberapa webinar-webinar gratis. Saya pun tidak mau ketinggalan dong, yupp.. sekarang hobi saya bertambah dengan menonton YouTube XD hehehee.. Sepele sih, tapi dari sanalah sekarang saya melek "Finansial" (credit goes to Ussy and Andika for their content with Raditya Dika. You can watch it here ). 

Sedikit cerita di konten tersebut Raditya Dika berbagi informasi mengenai bagaimana ia menjalin hubungan sehat dan dewasa (dewasa dalam artian positif ya), mempersiapkan dana untuk menikah bahkan pendidikan anak semenjak ia berusia 22 tahun (MUDA BANGET COYY!!!). Gilasih! Saya umur segitu baru mikir habis kuliah mau ngapain? belum sejauh Radit woy -__-. Anyway, thanks to Radit untuk menampar saya dengan pemikirannya yang super visioner! hehehe..   Radit beralasan menyiapkan dana tersebut sedini mungkin untuk menghindari konflik pasangan yang umumnya dikarenakan kondisi ekonomi yang kurang (hasil research yang dilakukan Radit). Untuk poin itu saya setuju sih, karena beberapa kali menemukan orang sekitar yang  mengalami kekurangan ekonomi berakibat cek-cok hingga kemudian berpisah. Singkat cerita saya jadi kepo nih gimana sih cara Radit mempersiapkan itu semua, sehingga saya mulai  mengulik vidio-vidio di youtube Radit dan menemukan metode yang ia gunakan untuk mempersiapkan dana untuk berkeluarganya yakni dengan investasi. Dari situ mulai deh saya nyari informasi mengenai macam-macam investasi dan cara melakukan investasi. 

Ada beberapa sumber yang saya gunakan diawal-awal ketika belajar mengenai investasi salah satu yang paling gampang yaitu dengan memanfaatkan akun social-media saya seperti instagram dan youtube. Saya mulai memfollow beberapa akun IG yang sering membahas mengenai pengelolaan keuangan diantaranya yakni: @gatherich, @ferdiedarmawan, dan @feliciaputritjiasaka. Kalau kalian, udah follow siapa ajanih? Boleh dong minta rekomendasinya :D sedangkan youtube saya cenderung menonton Raditya Dika dan Felicia Putri Tjiasaka karena pembawaannya asik dan cukup mudah dipahami bagi pemula seperti saya.

Setelah research dan membaca-membaca mengenai berbagai macam jenis investasi ternyata saya termasuk golongan investor moderat. Mengetahui tipe investor jenis apa ini sangat penting bagi pemula untuk memilih jenis investasi apa yang akan kita gunakan. Kalian bisa membaca lebih lanjut mengenai tipe investor di sini. Meskipun termasuk tipikal moderat, sebagai investor pemula saya memulai perjalana investasi dengan memilih melakukan investasi emas di pegadaian. Pemilihan pegadaian sebagai tempat berinvestasi perdana diantaranya karena saya cukup familiar dengan lembaga ini sejak kecil. Jadi yaa, cari aman dulu bos pake yang ada label "pemerintahnya", hehe. 

To Be Continue...

Ok, sekian dulu pengantar perjalanan melek keuangan saya bagian pertama. Next insyaAllah saya mau bahas bagaimana perjalanan menabung emas saya, hehe. Semangat teman-teman pejuang Financial Freedom!!

Kritik, saran, komentar ataupun pertanyaan bisa langsung di drop pada kolom komentar ya! Wish you enjoy my financial journey :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Menemukan #1

Perkara hati tidak sesederhana kata "selesai" lantas perasaanpun ikut selesai Ternyata butuh waktu yang cukup lama bagi perempuan ini untuk tau bentuk menerima berarti melepaskan sepenuhnya Hehehe --- Mencari jawaban Beberapa hari yg lalu perempuan ini membaca threads di X yang cukup mengguncang "kepercayaannya" tentang suatu konsep menerima Rasanya seperti dipermainkan waktu dan perkataannya tentang konsep "lupa" dan "menerima" Meski dalam angan ia sesekali "masih" membuka "folder istimewa" yang disimpannya -- katanya.. sebagai memori yang ingin dikenang, Atau sesekali melihat kembali bagaimana ia kala itu Setiap folder itu dibuka rasanya biasa saja tak ada yang spesial. Namun terkadang ia mempertanyakan apa kepercayaannya itu benar?? Beberapa kali iapun sering mempertanyakan "Ikhlas kan?"  Ahh.. Rasanya pertanyaan itu lebih menjadi dorongan bagi si perempuan Terlebih lagi ketika takdir rasanya tengah mempermainkan ...

SEA-Teacher Program Day 18

Wednesday, 23rd August 2017 the 3rd day of teaching weeks and H-1 my teaching day. In the flag ceremony this morning some students gave awards again from the director for wining in some competition and hey! this school have a lot of excellent students! I thought I’m very lucky and proud to be a part of this school  The students come forward The students get the certificate  from the diretor As I planed yesterday I printed some number for tomorrow and cut it up. While I want to print the director come to me and ask me to used mask because many students sick and to prevent the spread of the virus, bacteria and those kinds of things I should wear a mask. Then I went to the director rooms and ask teacher there to give me a mask. After I got my mask I printed the number and start to cut it.  Some students comes and help me to cut it up, they are very lovely  I do it until the end of class with lunch as a break. Ahh, I wish tomorrow everythings going well and also the st...

Tentang "Masih Belajar" - Iman Usman

Sumber: http://www.imanusman.com/buku-masih-belajar.html Kali ini saya ingin membahas mengenai buku yang diterbitkan salah satu tokoh favorit saya "Iman Usman". Siapa yang tidak kenal Iman Usman sekarang ini. Yup, beliau merupakan CPO RuangGuru start-up edutech terbesar di Asia Tenggara. Awal mengenal sosok Iman Usman ini tidak lain karena saya mengidolakan sosok Dilan (Iqbaal Ramadhan) yang kala itu merupakan BA RuangGuru. Saking mengidolakan Iqbaal, saya sampai kepo dengan segala kegiatan dan nekat daftarin adik menjadi pengguna RuangGuru agar bisa ikut RuangGuru tour pada tahun 2017! hahahaaa. Tapi saya jadi bersyukur, akibatnya saya bisa tau sosok Iman Usman yang superkeren BGT! Berikut kenangan kehebohan kami di RuangGuru tour regional Yogyakarta :D RuangGuru tour regional Yogyakarta Kehebohan RuangGuru tour regional Yogyakarta "Masih Belajar" merupakan buku pertama yang ia berhasil tulis ditengah kegiatannya yang super sibuk maklum ia merupakan leader, public ...